Diabeat Game dirancang secara metodologis dengan landasan teori klinis dan edukasi guna menjamin ketepatan materi dan efektivitas pembelajaran.
Peningkatan jumlah penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 pada usia remaja di Indonesia menunjukkan urgensi edukasi preventif yang lebih dinamis. Model edukasi satu arah yang konvensional seringkali gagal menarik minat siswa SMA.
Melalui riset desain, Diabeat Game dikembangkan untuk mengisi celah tersebut dengan menghadirkan simulasi berbasis masalah (Problem-Based Learning) yang diadaptasi langsung dari panduan tata laksana diabetes klinis.
Diabeat Game dikembangkan oleh peneliti yang berdedikasi dalam bidang edukasi kesehatan berbasis teknologi interaktif.
Peneliti dan pengembang utama Diabeat Game yang merancang konsep edukasi, metodologi ADDIE, sistem gameplay, serta materi klinis diabetes berbasis kurikulum kesehatan preventif.